Thursday, May 31, 2007

Semuanya Diawali Dengan Allah

The Purpose Driven Life ~ Bab 1

Sesungguhnya Untuk Apakah Aku Ada?

  1. Aku Dirancang Untuk Kesukaan Allah (Penyembahan)
  2. Aku Dibentuk Untuk Menjadi Keluarga Allah (Persekutuan)
  3. Aku Diciptakan Untuk Menjadi Serupa Dengan Kristus (Pemuritan)
  4. Aku Dibentuk Untuk Melayani Allah (Pelayanan)
  5. Aku Diciptakan Untuk Sebuah Misi (Penginjilan)

Mengetahui tujuan Allah bagi hidup kita & memahami gambaran besar bahwa semua bagian dari kehidupan kita saling bersesuaian; akan mengurangi rasa ketertekanan kita, sehingga mempermudah kita untuk mengambil keputusan, meningkatakan kepuasan & yang terpenting mempersiapkan kita dari kekekalan.

Semuanya Diawali dengan Allah

Tujuan hidup kita lebih besar dari yang pernah kita pikirkan. Lebih besar dari prestasi pribadi, ketenangan pikiran, kebahagiaan, keluarga & karier kita; bahkan dari mimpi-mimpi dan ambisi-ambisi kita.

Ingatlah, kita dilahirkan OLEH tujuan-NYA dan UNTUK tujuan-NYA.

Memusatkan perhatian pada diri sendiri tidak akan pernah menyingkapkan tujuan hidup kita. Kita tidak akan menemukan makna hidup dengan mencarinya didalam diri kita sendiri. Bukan kita yang menciptakan diri kita, jadi kita sama sekali tidak mengetahui untuk apa kita diciptakan. Kita ada karena Allah menghendaki kita ada, kita diciptakan oleh Allah dan untuk Allah; sebelum kita memahaminya, kehidupan tidak akan pernah bisa kita pahami.

Bagaimana cara kita menemukan tujuan Allah menciptakan kita? Tanyakan pada yang mencipta, jangan berspekulasi, menebak atau menduga-duga. Tanya pada Allah, dengan Alkitab sebagai buku Panduan kita, yang menjelaskan mengapa & bagaimana kita hidup, apa yang harus kita hindari dan apa yang bisa terjadi pada masa depan. Alkitab menjelaskan apa yang tidak mungkin diketahui dari buku-buku untuk menolong diri sendiri ataupun buku-buku fisafah.

Allah adalah titik awal dan sumber kehidupan. Untuk menemukan tujuan hidup kita, kita harus melihat Firman Allah, kita harus membangun kehidupan kita di atas kebenaran-kebenaran kekal.

"Di dalam Dialah kami mendapat bagian yang dijanjikan - kami yang dari semula ditentukan untuk menerima bagian itu sesuai dengan maksud Allah, yang di dalam segala sesuatu bekerja menurut keputusan kehendak-Nya" Efesus 1:11. Ayat ini memberikan 3 wawasan ke dalam tujuan kita:

  1. Kita menemukan identitas dan tujuan kita melalui hubungan dengan Yesus Kristus.
  2. Tujuan-Nya bagi kehidupan kita telah ada sebelum keberadaan kita. Dia merencanakanNya sebelum kita ada.
  3. Tujuan hidup kita sesuai dengan tujuan yang jauh lebih besar dan menyangkut alam semesta yang telah Allah rancang bagi kekekalan.

Tanpa ALLAH hidup tidak bisa dipahami.

The Purpose Driven Life - Bab 1

No comments:

Post a Comment